1. HOME
  2. INFO PASURUAN

Pilkades serempak di Kabupaten Pasuruan berjalan lancar

"Dan Alhamdulillah semua berjalan lancar, meski ada sedikit permasalahan teknis, tapi semuanya sudah teratasi,”

Pilkades 2017 Kabupaten Pasiruan. ©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Minggu, 08 Oktober 2017 01:11

Merdeka.com, Pasuruan - Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya menyampaikan, pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serempak di wilayahnya berjalan dengan lancar. Pelaksanaan Pilkades yang dilaksanakan pada Sabtu (07/10) tidak ditemukan kendala berarti.

Pemilihan dan pencoblosan kertas suara yang dilaksanakan mulai pukul 08.00WIB hingga pukul 14.00WIB, dari 46 desa yang tersebar di 20 kecamatan sebagian besar dapat menyelesaikan pungutan hingga penghitungan suara selesai dengan cepat pada pukul 17.00WIB. Desa-desa yang dapat menggelar Pilkades secara cepat umumnya memiliki jumlah pemilih pada kisaran 2000 hingga 3000 orang pemilih. Sedangkan untuk desa yang memiliki jumlah pemilih lebih dari 8000 orang, agak sedikit lama jika dihitung hingga proses penghitungan suara.

Lebih lanjut dia mengatakan, pada pelaksanaan Pilkades secara serempak itu, Pemkab Pasuruan sendiri terus melakukan pengecekan, pengawasan dan pengamanan Pilkades 2017. Khusus untuk pengamanan, para anggota Satpol PP diterjunkan dan dibantu anggota Linmas yang bertugas di sekitar TPS maupun berkeliling.

“Ada anggota yang memang khusus ditempatkan di TPS, tapi ada juga yang sifatnya keliling karena memantau dari semua desa yang melaksanakan Pilkades. Dan Alhamdulillah semua berjalan lancar, meski ada sedikit permasalahan teknis, tapi semuanya sudah teratasi,” katanya.

Dia menambahkan, permasalahan-permasalahan kecil yang ditemukan di lapangan diantaranya ada pemilih yang datang sebelum dibukanya proses pemungutan suara, pemilih yang datang melalui pintu belakang TPS, serta sejumlah kegaduhan ketika dihitung surat suara yang terkumpul.

“Bahkan, ada itu pemilih yang datang pukul 03.00WIB dini hari. Mungkin itu pemilih yang belum membaca tata cara pemilihan, trus ada yang masuk TPS lewat pintu belakang, ada-ada saja. Tapi itu semua adalah bagian dari demokrasi dan telah terselesaikan,” ungkapnya.

(NS)
  1. Politik
  2. Peristiwa
KOMENTAR ANDA
TERPOPULER
Pariwisata