1. HOME
  2. PROFIL

Bupati Irsyad dianugerahi tanda kehormatan dari Presiden Jokowi

Pemberian tanda kehormatan tersebut, sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 61/TK/ Tahun 2017.

Presiden Jokowi ketika memberikan tanda kehormatan kepada Bupati Irsyad Yusuf. Foto/Humas Pemkab Pasuruan. ©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Rabu, 12 Juli 2017 22:16

Merdeka.com, Pasuruan - Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf dianugerahi tanda kehormatan “Satya Lencana Pembangunan” bidang Koperasi tahun 2017, dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Tanda kehormatan tersebut, diberikan Presiden Jokowi kepada Bupati Irsyad Yusuf, dalam acara Puncak Hari Koperasi Nasional ke-70 tahun 2017 yang dipusatkan di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu (12/7) sore.

Dianugerahinya tanda kehormatan kepada Bupati Irsyad tersebut, sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 61/TK/ Tahun 2017, tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Pembangunan.

Dalam SK itu, Bupati Irsyad dinilai telah terbukti memiliki komitmen tinggi dalam mengentaskan kemiskinan, pengangguran dan konsistensi dalam memfasilitasi permodalan, pameran, dan pendampingan BDS (Business Development Service) dengan klinik inovasi UMKM, kemitraan dan hibah peralatan, magang dan bimbingan teknis yang diberikan sebagai stimulan atau pendorong peningkatan asset dan omset yang dimiliki UMKM.

Dari situlah, sehingga terbukti mewujudkan koperasi yang tangguh menuju masyarakat Kabupaten Pasuruan yang sejahtera dan maslahat, sesuai dengan visi misi Bupati Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati, Riang Kulup Prayudha selama mulai menjabat hingga saat ini.

Dengan diperolehnya penganugerahan tersebut, Bupati Irsyad menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, khususnya Presiden Jokowi yang telah memberikan apresiasi kepadanya sebagai Kepala Daerah yang betul-betul memperhatikan keberadaan koperasi dan UMKM di Kabupaten Pasuruan.

“Kami punya program yang namanya Satrya Emas atau Pusat Strategi Layanan Ekonomi Maslahat yang kami mulai pada tahun 2015 dan dilaunching setahun berikutnya. Program ini benar-benar mencover kebutuhan semua koperasi dan UMKM di semua kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Ketika baru saja kami launching tahun 2017, tahun ini kita evaluasi,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Irsyad tersebut.

Menurut pria yang memiliki banyak talenta itu menegaskan, di dalam Satrya Emas telah disebutkan langkah-langkah terkait upaya mengembangkan koperasi dan UMKM di Kabupaten Pasuruan. Khusus untuk koperasi, tahun ini Pemkab Pasuruan melalui Dinas Koperasi tengah merevitalisasi 100 unit koperasi yang tidak aktif menjalankan usaha karena berbagai masalah yang dihadapi.

“Dari data yang ada, jumlah koperasi di Kabupaten Pasuruan mencapai 1068 koperasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 950 koperasi masih aktif, sedangkan 118 koperasi adalah tidak lagi beraktifitas. Untuk merevitalisasi koperasi tidak aktif, kami menyiapkan anggaran Rp 50 juta yang nanti akan dipergunakan untuk pembinaan pengurus dan kelembagaan, serta mempermudah akses ke perbankan dalam hal permodalan dan sejenisnya,” tutupnya. (abu)

(NS)
  1. Kebijakan Publik
  2. Penghargaan
KOMENTAR ANDA