1. HOME
  2. INFO PASURUAN

Masuki hari pertama masa kampanye, Gus Irsyad tegaskan tolak politik uang

"Tentu saya menolak dengan adanya money politic atau politik uang. Biarkan masyarakat yang memilih sendiri pemimpin pilihan mereka,"

Gus Irsyad ketika menandatangani deklarasi tolak politik uang. ©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Kamis, 15 Februari 2018 20:29

Merdeka.com, Pasuruan - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan Gus Irsyad-Gus Mujib (Adjib), mulai melakukan hari pertama masa kampanye. Yakni, dengan mengikuti acara Deklarasi Bersama Politik Uang, Kamis (15/2).

Acara yang dihelat di halaman Bangkodir, Bangil, Kabupaten Pasuruan itu, diikuti oleh sejumlah elemen masyarakat. Di antaranya perwakilan dari partai, LSM, tokoh masyarakat. Serta para anggota Panwascam yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Ditemui di sela-sela acara, Gus Irsyad Yusuf menegaskan bahwa dirinya menolak dengan adanya politik uang. Sebab menurunya, itu sama saja dengan mencederai proses demokrasi yang selama ini sudah berjalan.

"Tentu saya menolak dengan adanya money politic atau politik uang. Biarkan masyarakat yang memilih sendiri pemimpin pilihan mereka," kata Gus Irsyad tegas.

Dia juga menambahkan bahwa pihaknya sangat mendukung dengan adanya pilkada damai. Karena itu akan menjadikan daerah Kabupaten Pasuruan yang aman dan kondusif.

"Kami akan melakukan kampanye dengan damai. Dan kami sudah mempunyai cara sendiri yang lebih elegan. Untuk hari pertama ini sengaja kami awali di Bangkodir dengan tujuan untuk mendekatkan diri sama masyarakat yang ada di sini," terangnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kabupaten Pasuruan, Amari mengatakan, tujuan digelarnya deklarasi bersama tersebut, adalah sebagai salah satu upaya pihaknya mengajak paslon agar tidak melakukan politik uang.

"Deklarasi ini dilakukan sebagai bentuk komitmen agar paslon tidak mencederai pilkada. Sehingga kalau nanti ditemukan pasti akan ditindak. Sebab kami punya Gakumdu," pungkasnya.

(NS) Laporan: Shohibul Hujjah
  1. Politik
  2. Peristiwa
  3. Pilbup 2018
KOMENTAR ANDA
TERPOPULER
Pariwisata