1. HOME
  2. INFO PASURUAN

Melalui Bromo Marathon, Pemkab kenalkan potensi wisata Pasuruan kepada wisman

"Sebab dengan demikian wisata akan terangkat disamping banyaknya hunian di hotel, penginapan maupun home stay,"

Bromo Marathon 2017. ©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Minggu, 01 Oktober 2017 15:29

Merdeka.com, Pasuruan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan kerja bareng warga Tengger Bromo Pasuruan, kembali menggelar event Bromo Marathon. Event tahunan olahraga lari ini diikuti ribuan pelari yang tak hanya dari lokal saja, melainkan pelari internasional pun juga ikut menjadi peserta dalam event Bromo Marathon tersebut.

Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan itu, mengambil start dan finish di pelataran Bromo. Meski sudah lima kali digelar. Namun, kali ini eventnya berbeda dari tahun sebelumnya. Nuansa rute yang cukup menantang rute, menjadi semangat baru bagi para peserta.

“Untuk Bromo Marathon kali ini, beda dengan tahun lalu. Dulu ambil start dan finish di lapangan Desa Nogosari. Tapi saat ini di Pelataran Bromo yang nuansanya lebih bagus,” kata Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, saat ditemui di lokasi, Minggu (01/10).

Gus Irsyad mengungkapkan, tahun ini jumlah peserta dinilai terbanyak dibandingkan pada pelaksanaan di tahun sebelumnya. Bahkan, saat ini telah mencapai 1.834 peserta dari 36 negara. Karenanya dengan Bromo Marathon yang diselenggarakan tiap tahunnya di kawasan Tosari ini, menjadi perhatian dunia. "Sebab, kawasan penanjakan yang dikenal dengan Matahari Terbit (Sun Rise) jadi destinasi wisata Nasional," imbuhnya.

Selain itu, Gus Irsyad juga menambahkan, acara yang populer dengan sebutan Run The Adventure itu sekaligus untuk mengenalkan potensi wisata di Kabupaten Pasuruan. Serta sekaligus dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1088.

“Kami berharap kedepannya agar kegiatan Bromo Marathon ini lebih semarak lagi dan pesertanya bertambah. Sebab dengan demikian wisata akan terangkat disamping banyaknya hunian di hotel, penginapan maupun home stay," tegasnya.

Untuk sekadar diketahui, dalam event kelima Bromo Marathon ini, para peserta ditantang untuk menaklukkan medan berat pegunungan dengan titik terendah 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl) hingga 2.500 mdpl.

“Dalam Bromo Marathon ini dibagi dalam tiga kategori. Yakni, 10 kilometer (km), 21 km serta 42 km. Nantinya, para peserta akan disuguhi hawa pegunungan yang sejuk, dengan keindahan panorama Gunung Bromo dan sekitarnya,” pungkasnya. (abu)

(NS)
  1. Peristiwa
  2. Ragam
  3. Olahraga
KOMENTAR ANDA