1. HOME
  2. INFO PASURUAN

Melalui BAZNAS, Pemkab Pasuruan beri modal usaha dan rombong maslahat pada kaum duafa

“Saya berdoa agar penerima rombong maslahat ini usahanya jadi semakin laris dan besar."

Bupati Irsyad ketika menyerahkan bantuan usaha dan rombong maslahat kepada masyarakat penerima. ©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Sabtu, 25 November 2017 23:32

Merdeka.com, Pasuruan - Melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan memberikan bantuan modal usaha dan rombong maslahat kepada masyarakat kurang mampu. Diantaranya kepada pedagang kecil dan lanjut usia (Lansia) di 5 kecamatan yang ada di wilayah timur seperti Kecamatan Rejoso, Grati, Nguling, Winongan dan Lumbang.

Bantuan yang diberikan itu merupakan infaq dan shodaqoh yang dikumpulkan dari seluruh karyawan dan karyawati di lingkungan Pemkab Pasuruan untuk semester II. Pemberian bantuan tersebut, secara simbolis diberikan oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf kepada mereka yang berhak menerima, baru-baru ini.

Bupati Irsyad Yusuf mengatakan, Pemkab Pasuruan telah membentuk tim khusus di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang selalu mengingatkan akan pentingnya berinfaq dan bershodaqoh untuk masyarakat Kabupaten Pasuruan yang membutuhkan. Tim tersebut kemudian bertugas mengkoordinir semua karyawan dengan Baznas Kabupaten Pasuruan dalam pemberian infaq dan shodaqoh itu.

“Hanya 2,5% dari penghasilan kita (yang disisihkan), saya kira semua staf dan pejabat sangat mengerti dan sudah memahami bahwa itu adalah hak saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Dan Alhamdulillah, semua telah melaksanakannya,” ucap Irsyad di sela pemberian bantuan infaq dan shodaqoh tersebut.

Di akhir sambutannya, pria yang baru saja berulang tahun ke-47 tahun itu mengimbau kepada para penerima agar betul-betul memanfaatkan hasil infaq dan shodaqoh dengan sebaik-baiknya. “Saya berdoa agar penerima rombong maslahat ini usahanya jadi semakin laris dan besar. Juga untuk bapak ibu yang jualan rujak, cilok, sayur, saya doakan usahanya lancar, dan permodalan ini bisa berguna untuk menambah penghasilan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pasuruan H Sonhaji memerinci, jumlah rombong yang diberikan sebanyak 13 unit, dengan rincian 4 rombong untuk warga Kecamatan Lekok, 2 unit untuk warga Lumbang, 3 warga Grati, 2 warga Rejoso, serta 2 rombong untuk warga Nguling. Sedangkan permodalan diberikan dalam bentuk uang untuk 29 orang penerima yang berasal dari bakul rujak, penjual cilok dan sayuran, masing-masing Rp 1 juta. Begitu juga dengan bantuan sembako yang diberikan kepada 565 lansia di 5 kecamatan.

“Seluruh hasil infaq dan shodaqoh dari semua karyawan Pemkab Pasuruan kami kumpulkan, untuk selanjutnya kami kembalikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Semester pertama sudah kita laksanakan, dan ini adalah semester kedua atau terakhir, dengan tempat yang berbeda, yakni menyisakan di Gondangwetan, Pandaan dan Bangil yang akan kita laksanakan akhir november sampai desember,” kata Sonhaji.

Infaq dan shodaqoh Karyawan Pemkab Pasuruan mencapai lebih dari Rp 600 juta yang menjadi target tahun ini. Bahkan, hingga berita ini ditulis, jumlah yang dikumpulkan telah mengalami surplus atau kelebihan sebesar Rp 26 juta. Untuk itu, Sonhaji berterima kasih kepada seluruh karyawan dan karyawati Pemkab Pasuruan yang telah memiliki kesadaran tinggi dalam berinfaq dan bershodaqoh di jalan Allah SWT. “Tidak ada kata yang dapat saya sampaikan selain ucapan terima kasih untuk semua karyawan Pak Bupati Irsyad yang begitu peduli dengan infaq dan shodaqoh ini,” pungkasnya. (oci)

(NS)
  1. Peristiwa
KOMENTAR ANDA