1. HOME
  2. PROFIL

Mengenal sosok Gus Irsyad, terlahir dari tokoh NU dan nasionalis

Dikenal sebagai bupati yang selalu dekat dengan masyarakat

Gus Irsyad. ©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Jum'at, 16 Maret 2018 20:15

Merdeka.com, Pasuruan - Gus Irsyad yang merupakan panggilan akrab dari Irsyad Yusuf ini merupakan putra keempat dari pasangan HA Yusuf Cholil dan Hj Solihah. Pria yang saat ini kembali maju sebagai calon Bupati Pasuruan tersebut, lahir di Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, yang kala itu bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, yakni pada tanggal 10 November 1970.

Gus Irsyad dilahirkan di tengah-tengah lingkungan Pesantren, yang notabene tidak hanya fanatik terhadap agama. Melainkan juga menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalis kebangsaan. Bahkan, nilai-nilai nasionalis kebangsaan yang telah ditanamkan oleh kedua orang tuanya itulah, yang sampai saat ini masih melekat dalam dirinya, dan seakan sulit dilepas dari kehidupannya.

“Ibu beliau (Gus Irsyad) adalah cucu KH Bisri Syamsuri dari Denanyar Jombang, yang merupakan pendiri Nahdlatul Ulama dan nasabnya ke atas sampai kepada Joko Tingkir dari Kesultanan Pajang-Jawa Tengah dari keturunan Prabu Brawijaya ke-X,” ujar Ali Mustain, salah satu kerabat Gus Irsyad di DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pasuruan.

Dia menambahkan, dari nasab ayahandanya, Gus Irsyad memiliki garis keturunan Mbah Slagah, makamnya terletak di selatan GOR Untung Suropati Kota Pasuruan. “Mbah Slagah sebutan nama dari Kyai Hasan Sanusi tokoh sekaligus ulama besar yang pernah disegani dan sebagai penyebar Islam di Kota Pasuruan,” imbuhnya.

Kondisi itulah yang membuat diri Gus Irsyad sejak kecil hingga sekarang tidak sampai terjerumus ikut dalam arus paham-paham baru, yang sampai sekarang banyak bermunculan di negeri ini. Sebab munculnya paham-paham baru tersebut, banyak yang jauh dari paham Ahlus Sunnah wal Jamaah serta Ideologi Pancasila.

Selain itu, tak dapat dipungkiri lagi bahwa nilai-nilai nasionalis kebangsaan yang tertanam dalam diri Gus Irsyad sejak kecil tersebut, ternyata juga telah menghantarkan dirinya menjadi seorang Bupati Pasuruan.

Tak hanya itu, meski gelar “Gus” sudah disandangnya sejak kecil, namun Gus Irsyad masih mau berbaur dengan siapa saja dan dari golongan apa saja. Sehingga tidak dapat dipungkiri lagi bahwa dengan sikap inilah Gus Irsyad bisa dikenal sebagai bupati yang selalu dekat dengan masyarakat.

(NS) Laporan: Shohibul Hujjah
  1. Sejenak Dengan Gus Irsyad
KOMENTAR ANDA
TERPOPULER
Pariwisata