1. HOME
  2. INFO PASURUAN

Ini komitmen Gus Irsyad tingkatkan kesejahteraan guru sukwan dan K2

"Kami akan hitung dengan kemampuan anggaran yang ada. Tapi saya tegaskan bahwa insentif akan kami naikkan tahun depan,”

Gus Irsyad saat berbicara di hadapan ribuan guru. ©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Sabtu, 30 Desember 2017 19:43

Merdeka.com, Pasuruan - Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf membuktikan komitmennya meningkatkan kesejahteraan guru sukarelawan (sukwan) dan K2 yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Hal itu dibuktikan dengan diberikannya insentif untuk 3.700 guru dan tenaga kependidikan sukwan maupun K2, di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan.

Besaran insentif yang diberikan itu pun nilainya cukup lumayan. Yakni, mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 750 ribu. Dan pencairan insetif tersebut diberikan di sela-sela acara olahraga bersama dan pembinaan kedinasan oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, yang berlangsung di GOR Sasana Krida Anoraga, Raci Bangil, Sabtu (30/12).

"Untuk insentif para guru sukwan dan K2 akan dinaikkan tahun 2018 mendatang. Namun, besaran nilai yang diberikan masih belum bisa saya sebutkan sekarang, lantaran masih dihitung dan disesuaikan dengan kemampuan APBD Kabupaten Pasuruan," kata Bupati Irsyad dalam sambutannya.

Kendati demikian, pria yang akrab disapa Gus Irsyad itu menegaskan bahwa mulai hari ini, dirinya akan mengintruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk langsung mendata jumlah guru dan tenaga kependidikan yang sukwan dan K2.

"Kami akan hitung dengan kemampuan anggaran yang ada. Tapi saya tegaskan bahwa insentif akan kami naikkan tahun depan,” ucap Gus Irsyad diikuti tepuk tangan meriah dari para guru dan tenaga kependidikan yang hadir.

Gus Irsyad saat berbicara dihadapan ribuan guru
© 2017 pasuruan.merdeka.com/Gus Oci

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Iswahyudi menjelaskan, pemberian insentif yang diberikan kali ini adalah yang kedua. Pasalnya, insentif sebelumnya telah diberikan pada pertengahan tahun 2017 ini. Sehingga total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 10,4 miliar untuk tenaga sukwan, dan Rp 6 miliar untuk tenaga K2.

“Anggara untuk tenaga sukwan yaitu mulai dari Rp 100 ribu sampai Rp 750 ribu, sedangkan tenaga K2 menerima insentif mulai dari Rp 500 ribu untuk administrasi dan Rp 750 ribu untuk guru," tegasnya.

Untuk itulah, Iswahyudi berharap agar para guru dan tenaga kependidikan yang statusnya masih sukwan dan K2, senantiasa dapat meningkatkan mutu dan profesionalitas sebagai bagian dari keluarga besar pendidikan di Kabupaten Pasuruan.

“Sukses tidaknya siswa dan sekolah tergantung dari guru dan semua penghuni sekolah. Maka dari itu, dengan cairnya insentif ini, maka sepatutnyalah diimbangi dengan peningkatan kualitas mengajar yang mumpuni," pungkasnya. (oci)

(NS)
  1. Peristiwa
  2. Kebijakan Publik
  3. Pendidikan
KOMENTAR ANDA