1. HOME
  2. INFO PASURUAN

HPN 2018, Gus Irsyad sebut keberadaan media sangat penting bagi pembangunan

"Selamat Hari Pers Nasional. Semoga para wartawan diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya."

Gus Irsyad berfoto bersama para jurnalis usai laga sepak bola persahabatan.. ©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Jum'at, 09 Februari 2018 21:23

Merdeka.com, Pasuruan - Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irsyad menyebut bahwa keberadaan media sangat penting untuk mendukung seluruh kebijakan dan kegiatan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam pembangunan di segala bidang.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gus Irsyad saat menghadiri acara Hari Pers Nasional (HPN) ke-72 tahun 2018 di Pasuruan, yang diperingati dengan menggelar sepakbola persahabatan antara PWI Pasuruan melawan Pemerintah Kabupaten dan Kota Pasuruan.

"Meskipun kritik kerapkali menghiasi media cetak dan elektronik yang ditujukan kepada pemda, namun itu adalah sebagai bentuk hubungan yang sangat baik dan bentuk sinergi antara pemerintah dengan para wartawan," kata Gus Irsyad.

Acara yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) perwakilan Pasuruan ini, dilaksanakan di Lapangan Otsuka, Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (09/02) pagi.

Gus Irsyad begitu semangat dan lincah ketika menggiring bola
© 2018 pasuruan.merdeka.com/Shohibul Hujjah

"Selamat Hari Pers Nasional. Semoga para wartawan diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya. Tanpa bantuan wartawan khususnya teman-teman PWI, program pemerintah tak bisa sampai ke masyarakat," terangnya.

Sebelumnya, bupati yang dikenal multitalenta ini ikut serta dalam pertandingan sepakbola persahabatan tersebut. Dalam pertandingan itu, Gus Irsyad tampak begitu semangat mengikuti pertandingan bola ini. Bahkan, dia juga berhasil mencetak gol ke gawang lawan.

Tak pelak, Gus Irsyad yang menjadi kapten dalam tim Pasuruan Maslahat FC ini berhasil sukses membekuk Tim PWI Pasuruan dengan skor akhir 5-0. Dan seusai pertandingan, acara dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng.

(NS) Laporan: Shohibul Hujjah
  1. Peristiwa
KOMENTAR ANDA