1. HOME
  2. INFO PASURUAN

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Irsyad beri penghargaan pemuda berprestasi

“Jangan sekadar warisi abu Sumpah Pemuda, tetapi warisilah api Sumpah Pemuda. Mari kukuhkan persatuan dan kesatuan Indonesia."

Bupati Irsyad beri penghargaan pemuda berprestasi pada Hari Sumpah Pemuda. ©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Sabtu, 28 Oktober 2017 20:45

Merdeka.com, Pasuruan - Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf memberikan penghargaan kepada para pemuda Kabupaten Pasuruan yang berprestasi. Hal itu dilakukan sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap kaum muda.

“Saya sangat bangga dengan anak-anak muda yang menghabiskan waktunya tidak untuk hura-hura, trek-trekan di jalan atau melakukan hal yang kurang bermanfaat. Tapi justru mengeksplore (menggali) kemampuan mereka untuk jadi seorang juara,” ujar Bupati Irsyad, Sabtu (28/10).

Sejumlah nama yang menerima penghargaan tersebut, di antaranya Dwi Ambar Ratih, yang menjadi Duta Pemuda Kabupaten Pasuruan pada ajang Duta Pemuda tingkat nasional di Sawahlunto, Sumatera Barat. Kemudian Risca Lestari sebagai Duta Pemuda Ekspedisi Nusantara Jaya Tingkat Nasional di NTB tahun 2017, Pinasty Maulidya sebagai Duta Pemuda tingkat Jawa Timur dan 9 duta pemuda lainnya.

Gus Irsyad sapaan akrab dari Bupati Pasuruan itu mengaku bangga dengan capaian prestasi yang ditorehkan para pemuda Kabupaten Pasuruan, khususnya yang bisa mencapai level provinsi dan nasional. Menurutnya, prestasi tersebut tak lepas dari perjuangan dan kerja keras serta doa dari para atlet, pelatih maupun orang-orang yang mendukungnya.

Gus Irsyad juga menyampaikan isi dari sambutan Menpora Imam Nahrawi yang menekankan pentingnya menumbuhkan sikap cinta Tanah Air, menjunjung tinggi nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menghindarkan diri dari segala bentuk perilaku yang merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Jangan sekadar warisi abu Sumpah Pemuda, tetapi warisilah api Sumpah Pemuda. Mari kukuhkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Stop segala bentuk perdebatan, yang mengarah pada perpecahan negara. Kita harus malu dengan para pemuda pada 1928 yang lalu dan kepada Bung Karno. Karena masih berkutat di soal-soal ini saja, kita sudah saatnya melangkah ke tujuan lain yang lebih besar, yaitu mewujdukan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tandasnya.

Tak hanya itu, Gus Irsyad juga menyerahkan penghargaan dan hadiah kepada para juara Lomba atletik yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, baik tingkat SD, SMP dan SMK/SMA se-Kabupaten Pasuruan, serta para juara Lomba Voli Kadispendik Cup antar SMP negeri/swasta dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1088 tahun 2017. (oci)

(NS)
  1. Peristiwa
KOMENTAR ANDA
TERPOPULER
Pariwisata