1. HOME
  2. INFO PASURUAN

Empat tahun dipimpin Bupati Irsyad, kemiskinan di Kabupaten Pasuruan menurun

"Kami sangat bersyukur bahwa berdasarkan data yang ada pada BPS, angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Pasuruan terus menurun,"

©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Senin, 21 Agustus 2017 17:21

Merdeka.com, Pasuruan - Selama empat tahun kepemimpinan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati Pasuruan Riang Kulup Prayudha, berhasil membuat angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Pasuruan mengalami penurunan.

Dari data yang tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasuruan, sejak 2014 sampai dengan 2016 lalu, angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Pasuruan menurun. Bahkan, angka kemiskinan Kabupaten Pasuruan ini lebih rendah dari Provinsi Jatim dan nasional. "Kami sangat bersyukur bahwa berdasarkan data yang ada pada BPS, angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Pasuruan terus menurun," ujar Bupati Irsyad Yusuf, Senin (21/8).

Dari data BPS tersebut, juga diketahui bahwa pada tahun 2014 angka penduduk miskin di Kabupaten Pasuruan turun sebesar 10,86 persen atau 170.740 penduduk. Dan di tahun 2015 turun sebesar 10,72 persen atau 169.190 penduduk. Sedangkan di tahun 2016 turun kembali menjadi sebesar 10,54 persen atau 168.060 penduduk.

Angka kemiskinan Kabupaten Pasuruan selama 2014 sampai 2016 lebih kecil dari tingkat Provinsi Jawa Timur dan tingkat nasional. Bahkan, untuk rinciannya yaitu pada 2014 angka kemiskinan di Jatim sebesar 12.42 persen, pada 2015 sebesar 12.34 persen dan pada 2016 sebesar 12.05 persen. Sedangkan tingkat nasional angka kemiskinan pada 2014 sebesar 11.25 persen, pada 2015 sebesar 11.22 persen dan pada 2016 sebesar 10.86 persen.

Sedangkan pada Indeks Kedalaman Kemiskinan, diketahui bahwa rata-rata pengeluaran masing-masing penduduk miskin di Kabupaten Pasuruan semakin menjauh dari garis kemiskinan. Selain itu, pada Indeks Keparahan Kemiskinan juga disebutkan ketimpangan rata-rata pengeluaran penduduk miskin di Kabupaten Pasuruan lebih tinggi dibanding Kabupaten Sidoarjo dan lebih tinggi sedikit dibanding Kota Pasuruan. Namun lebih rendah dari Kabupaten Probolinggo.

"Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah berhasil menurunkan angka kemiskinan melalui program-program kemaslahatan maupun program-program lainnya. Seperti Satrya Emas, Desa Maslahat, penciptaan lapangan kerja, pembukaan sentra-sentra produk unggulan dan lainnya," ungkapnya. (abu)

(NS)
  1. Kebijakan Publik
KOMENTAR ANDA