1. HOME
  2. INFO PASURUAN

Anugerah Wisata Jatim 2017, Kabupaten Pasuruan raih wisata buatan terbaik kedua

“Kita akan terus perbaiki sarana prasarana wisata yang sudah ada, dan akan kita gali yang baru dan berpotensi menjadi daya tarik wisata,"

Bupati Pasuruan saat menerima penghargaan pada Anugerah Wisata Jawa Timur 2017 . ©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Selasa, 21 November 2017 14:13

Merdeka.com, Pasuruan - Kabupaten Pasuruan melalui Saygon Waterpark mendapatkan penghargaan dalam Anugerah Wisata Jawa Timur 2017. Penghargaan tersebut dberikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur Akhmad Sukardi kepada Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, di Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Senin (20/11) malam.

“Yang paling penting adalah bagaimana bisa menghidupkan perekonomian warga di sekitar lokasi wisata. Dengan banyak memberdayakan masyarakat sekitar, berarti ikut membantu Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam mensejahterakan masyarakat,” katanya seusai acara.

Ditambahkannya, tahun 2017-2018 adalah tahunnya Pemkab Pasuruan dalam memprioritaskan pembangunan kepariwisataan daerah. Pihaknya terus melakukan berbagai strategi yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata, salah satunya dengan menghadirkan grup Pelataran Indonesia sebagai pihak pengelola candi Borobudur dan beberapa destinasi wisata di Bali. Tujuannya, menggunakan jasa mereka untuk membangun wilayah Tosari yang merupakan pintu masuk ke kawasan wisata Gunung Bromo melalui Gunung Penanjakan.

“Kemarin ketika Bromo Marathon 2017, kita adakan banyak agenda seni dan budaya di Amphiteater Plataran, dan acara Bromo Marathon pun kita laksanakan di sekitar Plataran Bromo. Tujuannya supaya Kabupaten Pasuruan lebih dikenal lagi oleh semua wisatawan, baik local domestik hingga turis mancanegara,” terangnya.

Tak hanya Bromo, bupati yang akrab diaapa Gus Irsyad itu juga mencontohkan Komplek Masjid Muhammad Cheng Hoo di Pandaan yang terus dikembangkan menjadi kawasan wisata religi. Apalagi dengan keberadaan Museum Cheng Hoo ditambah dengan pasar buah dan oleh-oleh khas Kabupaten Pasuruan, menambah lengkap tujuan utama Pemkab Pasuruan dalam mendongkrak jumlah wisatawan yang datang berkunjung ke Kabupaten Pasuruan.

“Kita perbanyak kegiatan kepariwisataan di sekitar Komplek Masjid Cheng Hoo. Sebut saja Maslahat Expo atau pameran produk unggulan Kabupaten Pasuruan yang kita laksanakan selama 4 hari berturut-turut. Itu adalah salah satu kegiatan yang kita lakukan untuk menambah jumlah kunjungan kepariwisataan di Kabupaten Pasuruan,” bebernya.

Lebih lanjut Gus Irsyad menegaskan, event-event bertaraf propinsi dan nasional seperti Mutsabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Jatim, Pekan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Tingkat Nasional tahun 2017 adalah bagian dari cara untuk mengenalkan potensi wisata dan budaya khas Kabupaten Pasuruan.

“Kita yakin bahwa dengan adanya para peserta dari berbagai daerah di tanah air, otomatis mereka ingin membawa oleh-oleh khas Kabupaten Pasuruan. Nah, peluang itu yang kita ambil untuk meningkatkan PAD di sektor kepariwisataan melalui tempat-tempat wisata maupun sektor lainnya,” bebernya.

Sementara itu, saat ditanya seputar perkembangan jumlah kunjungan kepariwisataan, Irsyad mentargetkan kenaikan antara 5-10% jumlah wisatawan yang datang ke Kabupaten Pasuruan. Sebut saja tahun 2016 lalu, di mana total ada 2.270.824 wisatawan yang datang ke Kabupaten Pasuruan, sedangkan mulai januari-oktober 2017, jumlah wisatawan sudah melebihi dari 22.270.824 wisatawan.

“Kita akan terus perbaiki sarana prasarana wisata yang sudah ada, dan akan kita gali yang baru dan berpotensi menjadi daya tarik wisata, seperti Gua Jepang, Pemandian Sumber Tetek dan lainnya,” jelasnya.

Sekadar diketahui, Saygon Waterpark menerima penghargaan terbaik kedua untuk kategori wisata buatan. Sedangkan posisi terbaik pertama diraih oleh Umbul Square dari Kabupaten Madiun, dan Bukit Batu Flower Garden, Kota Batu sebagai terbaik ketiga. (oci)

(NS)
  1. Peristiwa
  2. Penghargaan
KOMENTAR ANDA