1. HOME
  2. INFO PASURUAN

Antisipasi bumbung kosong, para istri ketua partai pengusung Adjib rapatkan barisan

”Diharapkan melalui komunikasi dan koordinasi yang intensif ini, akan terbangun kekompakan dan soliditas."

Istri Gus Irsyad dan Gus Mudjib saat memberikan sambutan saat rakor. ©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Senin, 15 Januari 2018 21:42

Merdeka.com, Pasuruan - Para istri ketua partai pengusung pasangan Gus Irsyad-Gus Mujib (Adjib) merapatkan barisan dengan menggelar rapat koordinasi (rakor). Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi segala kemungkinan, seperti adanya ancaman dari sekelompok orang yang akan mengajak para pemilih memilih bumbung kosong pada Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) 2018 Kabupaten Pasuruan nanti.
 
Rakor tersebut dilaksanakan di kediaman Ibu Nyai Hj Solichah Yusuf  yang tak lain adalah ibunda dari Gus Irsyad Yusuf. Para istri ketua partai tersebut, sudah tiba di lokasi acara yang berada di Jalan KH Sya’roni 25 B Purwosari, Kabupaten Pasuruan, sekitar pukul 13.00 WIB.
 
Istri Bupati Pasuruan, Lulis Irsyad Yusuf yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan, agar istri ketua partai pengusung pasangan Adjib untuk tetap saling bersinergi bersama dan membangun komunikasi serta koordinasi secara intensif.
 
”Diharapkan melalui komunikasi dan koordinasi yang intensif ini, akan terbangun kekompakan dan soliditas. Sehingga mampu menjadi tim yang sangat solid dalam rangka mengajak masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan Pilkada 2018 di Kabupaten Pasuruan. Serta memaksimalkan tingkat kehadiran masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya di TPS (Tempat Pemungutan Suara),” ujarnya.

Para istri ketua partai pengusung Adjib berfoto bersama
© 2018 pasuruan.merdeka.com/Gus Oci

Selain itu, untuk menangkal adanya ancaman bumbung kosong yang belakangan ini sempat muncul di ranah media sosial (medsos). Lulis Irsyad Yusuf yang saat itu didampingi oleh Hj Nanik Mujib Imron (istri Gus Mujib) menghimbau kepada para istri ketua partai pendukung pasangan Adjib, untuk dapat menyampaikan ke masyarakat agar tidak mengikuti ajakan tersebut.

“Saya minta kepada seluruh istri ketua partai pengusung, wajib untuk menyosialisasikan dan memenangkan pasangan Adjib. Serta mengajak masyarakat untuk meggunakan hak suaranya dengan benar, jangan sampai kotak kosong jadi pilihan (bumbung kosong),” terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Hj Nanik Mujib Imron. Menurutnya, dengan adanya rakor ini diharapkan bisa merajut kekompakan antar istri ketua partai pengusung, serta bisa menjalin silaturahmi dan menyamakan persepsi untuk bersama-sama memenangkan pasangan ADJIB.
 
“Harapannya melalui rakor ini dapat menyatukan visi dan misi dalam rangka mewujudkan komitmen bersama untuk menyukseskan Pilkada Kabupaten Pasuruan 2018. Serta memenangkan pasangan Adjib,” terangnya.
 
Sementara itu, Nik Sugiharti, salah satu anggota dari Fraksi Golkar menyambut baik dengan upaya cepat yang dilakukan oleh Lulis Irsyad dalam mengajak para istri ketua partai pengusung pasangan Adjib untuk merapatkan barisan dengan menggelar rakor.
 
“Kami sangat mendukung dengan upaya dan langkah cepat yang dilakukan oleh Bu Lulis dan Neng Nanik. Semoga dengan upaya ini mendapatkan ridho dari Allah SWT, agar masyarakat dapat tetap menggunakan hak pilihnya dengan baik. Sehingga pasangan Adjib meraih kemenangan yang mutlak dari masyarakat,” pungkasnya. (oci)

(NS)
  1. Politik
  2. Peristiwa
  3. Pilbup 2018
KOMENTAR ANDA