1. HOME
  2. INFO PASURUAN

Kemenkumham tetapkan paten tiga merek Kopi Kapiten Pasuruan

"Saya sangat bersyukur secara perlahan Kapiten Pasuruan yang memiliki banyak merek kopi Dapat dipatenkan."

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf (berpeci). ©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Senin, 28 Agustus 2017 18:53

Merdeka.com, Pasuruan - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI akhirnya menetapkan tiga merek Kopi Asli Kabupaten (Kapiten) Pasuruan. Yakni, Kopi Leduk, Arjuna Semar, dan Joss Kopi. Penetapan merek Kopi Kapiten Pasuruan itu, dilakukan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM RI.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf di sela membuka acara "Coffe Roasting and Blending" atau pelatihan dan pendampingan petani dan kelompok pembudidaya kopi Kabupaten Pasuruan di Pusat Penelitian Kopi dan Kakau (Puslitkoka) Jember, Senin (28/08).

"Dipatenkannya tiga merek Kapiten Pasuruan ini berdasarkan Surat Rekomendasi Merek oleh Kementerian Hukum dan HAM Kantor Wilayah Jawa Timur tertanggal 24 Agustus 2017," ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam surat tersebut diterangkan bahwa tiga merek Kapiten Pasuruan itu, masing-masing Arjuna Semar milik Kelompok Tani Sumber Rejeki, Desa Gunung Malang, Kecamatan Purwodadi, Kopi Leduk milik Kelompok Tani Mulyorejo Kelurahan Leduk, Kecamatan Prigen, dan Joss Kopi milik Kelompok Tani Manunggaling Karso, Desa/Kecamatan Tutur.

“Saya sangat bersyukur secara perlahan Kapiten Pasuruan yang memiliki banyak merek kopi dari semua kecamatan penghasil kopi di Kabupaten Pasuruan akan bisa dipatenkan. Sebab saya melihat peluang yang sangat lebar untuk terus mempopulerkan kopi yang kami miliki,” terang Bupati Irsyad, seusai acara tersebut selesai dilakukan.

Bupati yang akrab disapa Gus Irsyad itu mengaku, usaha untuk mengenalkan Kapiten Pasuruan telah dilakukannya sejak 2015 lalu, lantaran wilayah Kabupaten Pasuruan memiliki potensi luar biasa dalam memproduksi kopi yang berkualitas, baik dalam hal cita rasa maupun mutu biji kopi.

Upaya yang dilakukannya mulai dari pameran lokal hingga pameran tunggal di berbagai daerah di Tanah Air, hingga diikutsertakannya Kapiten Pasuruan dalam lomba kopi tingkat nasional.

“Kabupaten Pasuruan punya daerah-daerah yang sangat ideal dijadikan areal perkebunan kopi, seperti di Kecamatan Tutur, Prigen, Puspo, Pasrepan, Lumbang, Purwodadi dan Purwosari. Dari situlah saya menggerakkan semua sektor untuk bagaimana mengembangkan kopi kita menjadi kopi yang dikenal orang banyak, bukan hanya dari pasuruan, tapi luar Kabupaten Pasuruan,” terangnya.

Selain itu, Bupati Irsyad juga menambahkan bahwa dipatenkannya tiga merek Kopi Kapiten Pasuruan tersebut bukanlah hal yang mudah. Sebab harus melewati beberapa tahapan. Serta melengkapi apa yang menjadi persyaratan agar tiga merek kopi tersebut bisa dipatenkan secara legal.

"Untuk tahap pertama yaitu meliputi pemeriksaan kelengkapan persyaratan pendaftaran, tahap kedua pengumuman pendaftaran merek, dan tahap ketiga pemeriksaan subtantif merek, serta sertifikasi merk terdaftar. Dan Alhamdulillah, berkat doa kita bersama, Kapiten Pasuruan punya tiga brand merek yang menjadi hak paten kita dan tidak bisa diakui oleh siapapun," pungkasnya. (abu)

(NS)
  1. Pertanian
KOMENTAR ANDA