1. HOME
  2. INFO PASURUAN

Kabupaten Pasuruan kembali raih Piala Adipura

“Lega rasanya kalau kerja keras kita terbayarkan. Mudah-mudahan apa yang kita capai dapat memberikan manfaat untuk kita tidak puas begitu saja,"

Bupati Irsyad.. ©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Kamis, 03 Agustus 2017 09:30

Merdeka.com, Pasuruan - Ada yang istimewa dalam 4 tahun kepemimpinan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati Pasuruan, Riang Kulup Prayudha. Ya, kali ini Kabupaten Pasuruan kembali berhasil mempertahankan Piala Adipura 2017, dengan kategori Kota Kecil Bersih Bangil.

Piala tertinggi di bidang kebersihan tersebut, diterima langsung oleh Bupati Irsyad dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya dalam acara Malam Puncak Hari Lingkungan Hidup yang akan dilaksanakan di Auditorium Manggala Wanabakti, Jalan Jendral Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (02/8) malam.

“Alhamdulillah, ini merupakan kado yang melengkapi 4 tahun kepemimpinan saya dan Mas Gagah dalam mewujudkan Kabupaten Pasuruan yang sejahtera dan maslahat. Terima kasih untuk semua pihak yang telah bekerja keras mempertahankan piala prestis ini,” kata bupati yang akrab disapa Gus Irsyad itu.

Menurut Gus Irsyad, diraihnya piala tertinggi di bidang kebersihan itu tentu tak lepas dari kerja keras semua pihak, mulai dari petugas kebersihan, pemerintah daerah, alim ulama beserta tokoh masyarakat, dunia usaha, dan masyarakat.

“Lega rasanya kalau kerja keras kita terbayarkan. Mudah-mudahan apa yang kita capai dapat memberikan manfaat untuk kita tidak puas begitu saja, melainkan tetap tumakninah untuk menciptakan Kabupaten Pasuruan yang bersih, sesuai dengan tagline Kabupaten Pasuruan, Always Fresh,” ujarnya.

Dengan diraihnya Piala Adipura tahun ini, Bupati Irsyad mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama menyatukan tekad untuk terus membangun Predikat Bangil sebagai salah satu Kota Kecil Terbersih di Indonesia, tetap berada di genggaman.

“Tidak ada pengorbanan yang sia-sia. Piala Adipura yang kita terima ini adalah persembahan kami untuk semua orang, semua pihak yang ikut berpartisipasi, mulai dari anggota Laskar Maslahat yakni para petugas kebersihan maupun masyarakat Kabupaten Pasuruan. Terima kasih, semoga penghargaan ini bisa kita pertahankan sampai kapan pun,” terangnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Muhaimin menambahkan, sebelum menerima Piala, ada beberapa penilaian yang harus dilewati untuk bisa memperoleh piala Adipura tersebut, yaitu meliputi penilaian fisik, non fisik, dan paparan dari kepala daerah.

Untuk fisik, fokus penilaian adalah pengelolaan sampah seperti Tempat Pembuangan Sampah (TPS), Reuse, Reduce and Recycle (3R), Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST), hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, kebersihan kota juga menjadi perhatian para penilai, mulai dari saluran terbuka, jalan sampai dengan ruang terbuka hijau (RTH).

“Kalau paparan Bupati sudah tidak diragukan lagi, karena begitu paparan, tim penilai sudah melihat bahwa Pak Bupati Irsyad sudah luar biasa menjelaskan secara detail tentang apa saja langkah yang dilakukan untuk meraih Piala Adipura ini,” pungkasnya. (abu)

(NS)
  1. Penghargaan
  2. Lingkungan Hidup
KOMENTAR ANDA