1. HOME
  2. BISNIS

Bupati Irsyad: KIM di Pasuruan dukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat

“Ternyata peran KIM di desa-desa bisa bersinergi. Produk-produk ekonomi kreatif warga dikelola dan KIM mampu menjadi marketing yang profesional,

Pembukaan pekan KIM yang digelar di Candra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (12/9).. ©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Selasa, 12 September 2017 20:59

Merdeka.com, Pasuruan - Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyampaikan bahwa keberadaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Pasuruan sangat mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, KIM mampu menjadi marketing dari produk ekonomi kreatif warga.

“Ternyata peran KIM di desa-desa bisa bersinergi. Produk-produk ekonomi kreatif warga dikelola dan KIM mampu menjadi marketing yang profesional,” ujar Bupati Irsyad, saat menghadiri pembukaan pekan KIM yang digelar di Candra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (12/9).

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang juga hadir dalam acara tersebut menyampaikan, KIM di pelosok-pelosok pedesaan dengan teknologi yang dimilikinya, akan menghapus kesenjangan antara desa dengan kota. Bahkan, dengan pesatnya pembangunan infrastruktur jalan tol, seluruh wilayah di Jatim bakal menjadi kota semua.

Menurut Gus Ipul, dengan teknologi yang berkembang pesat, kecepatan informasi menjadi faktor terpenting untuk jadi pemenang. Dan adanya KIM memberikan peluang masyarakat pedesaan, untuk jadi pemenangnya.

"KIM yang merupakan revitalisasi dari Kelompencapir (Kelompok Pendengar Pembaca dan Pemirsa) saat jaman Orde Baru lalu, memiliki peran vital di masyarakat pedesaan. KIM bisa memberikan berbagai informasi penting kepada warga desa, termasuk masalah pemberdayaan ekonomi warga," tandasnya.

Pada Pekan KIM tersebut, juga digelar pameran produk-produk ekonomi kreatif warga dari 38 kabupaten/kota di Jatim. Produk-produk warga tersebut semuanya dibina oleh KIM yang ada di seluruh desa-desa. (abu)

(NS)
  1. Peristiwa
  2. Industri Kreatif
KOMENTAR ANDA